Minggu, 14 Agustus 2016

Indahnya Objek Wisata Istana Taman Sari Keraton Yogyakarta , Bersama ‪#‎KiAgungPrestiseHotel‬

Indahnya Objek Wisata Istana Taman Sari Keraton Yogyakarta , Bersama ‪#‎KiAgungPrestiseHotel‬

Gemericik air, keindahan arsitekturnya yang kuno, dan pemandangan yang menakjubkan membuat Taman Sari sangat mempesona. Lorong-lorong dan bangunannya menjadikan Taman Sari penuh rahasia yang akan terus dikuak.
Taman Sari Keraton Yogyakarta adalah bekas taman Keraton Yogyakarta yang dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I (1758-1765). Sebenarnya Taman Sari dulu memiliki luas 10 hektar lengkap dengan gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, danau buatan, pulau buatan dan lorong bawah air.
Sejarah singkat Tamansari , Pada masa setelah Perjanjian Giyanti, Pangeran Mangkubumi membangun keraton sebagai pusat pemerintahan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I membangun keraton di tengah sumbu imajiner yang membentang di antara Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis. Titik yang menjadi acuan pembangunan keraton adalah sebuah umbul (mata air). Untuk menghormati jasa istri-istri Sultan karena telah membantu selama masa peperangan, beliau memerintahkan Demak Tegis seorang arsitek berkebangsaan Portugis dan Bupati Madiun sebagai mandor untuk membangun sebuah istana di umbul yang terletak 500 meter selatan keraton. Istana yang dikelilingi segaran (danau buatan) dengan wewangian dari bunga-bunga yang sengaja ditanam di pulau buatan di sekitarnya itu sekarang dikenal dengan nama Taman Sari.
Taman Sari terbagi menjadi 4 bagian:
  1. Bagian pertama adalah danau buatan yang terletak di sebelah barat.
  2. Bagian kedua adalah bangunan yang berada di sebelah selatan danau buatan antara lain Pemandian Umbul Binangun.
  3. Bagian ketiga adalah Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati yang terletak di selatan bagian kedua.
  4. Bagian terakhir adalah bagian sebelah timur bagian pertama dan kedua dan meluas ke arah timur sampai tenggara kompleks Magangan.

  Jalan Menuju Taman Sari Keraton Yogyakarta
Taman Sari Yogyakarta berada tidak jauh dari Keraton Yogyakarta. Berjarak hanya kurang lebih 1 km dan dekat dengan alun-alun Selatan Yogyakarta. Jika berangkat dari Jalan Malioboro, maka Anda cukup berkendara menuju ke Selatan ke arah Keraton Yogyakarta atau Alun-alun utara Jogja, kemudian ambil jalan yang berada di sebelah barat Alun-alun hingga Anda menemukan perempatan pertama lalu belok kiri dan ikuti terus jalan tersebut. Akan lebih mudah lagi jika Anda memarkir kendaraan di area parkir keraton yang berada di sebelah timur Alun-alun lalu menggunakan jasa becak dengan tarif Rp.10.000,- sembari menikmati bangunan tua seperti Benteng yang bisa Anda jumpai dalam perjalanan menuju Taman Sari.












 Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
  1. Jam buka Taman Sari.
    Taman Sari Keraton Yogyakarta dibuka setiap dari mulai pukul 08.00 – 14.00 wib.
  2. Harga Tiket Masuk.
    Adapun harga tiket untuk wisatawan lokal adalah Rp.3000,- dan untuk wisatawan manca negara Rp. 7.000,-

 Fasilitas di Seputar Keraton Yogyakarta
  1. Tempat Parkir
    Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya Anda masuk melalui gerbang sebelah timur karena disini terdapat area parkir yang cukup luas.
  2. Pemandu Wisata
    Jika Anda ingin mengetahui sejarah Taman Sari secara lebih detail, Anda bisa menggunakan jasa pemandu wisata yang berada di sana. Tarifnya pun standar karena memang mereka memiliki izin, yaitu Rp. 10.000,- hinga Rp.20.000,-
  3. Penginapan.
    Ada banyak penginapan ataupun hotel yang terletak tidak jauh dari Taman Sari Keraton Yogyakarta, seperti ‪#‎KiAgungPrestiseHotel‬ , hotel di yogyakarta dengan harga yang relatif terjangkau Cuma dengan Rp. 97.500 ,- s/d Rp. 182.000,- anda bisa menginap di #KiAgungPrestiseHotel dan menikmati fasilitasnya , yang hanya berjarak dekat. Anda juga dapat menginap di hotel berbintang yang terletak di sepanjang jalan Malioboro. Anda bisa mencari booking hotel secara online di Agoda (kartu kredit) atau PegiPegi (bisa dengan transfer) dengan memasukkan kata kunci: “malioboro”.
  4. Tempat Makan.
    Banyak warung makan atau restoran yang bisa Anda jumpai di sekitar objek wisata taman sari Keraton Yogyakarta. Pada malam hari, Anda bisa berjalan ke jalan Malioboro dan bisa leluasa menikmati makanan khas Jogja yaitu Gudeg di warung-warung pedagang kaki lima yang membuka lapaknya di sepanjang jalan Malioboro.
  5. Toko Cinderamata dan Oleh-oleh.
    Banyak toko souvenir dan cinderamata seperti toko batik, keris dan lain sebagainya yang bisa Anda jumpai tidak jauh dari Kraton Yogyakarta. Untuk oleh-oleh makanan khas Jogja, Anda pun bisa membeli bakpia Patok, Geplak dan jajanan khas Jogja lainnya di jalan Maliboro atau bisa langsung naik becak dan minta diantar ke kawasan pertokoan yang khusus menjual makanan khas Jogja.                                                                                                                      Bila anda Liburan atau mampir ke Yogyakarta , gak usah khawatir akan Penginapan / Hotel Di Yogyakarta . karena Bersama ‪#‎KiAgungPrestiseHotel‬ , hotel di yogyakarta dengan harga yang relatif terjangkau Cuma dengan Rp. 97.500 ,- s/d Rp. 182.000,- anda bisa menginap di #KiAgungPrestiseHotel dan menikmati fasilitasnya .


    Untuk reservasi silahkan hubungi kami:
    Hotel Line :
    0822-2550-1169
    0857-4356-8830
    0274-374412
    BB : Dob6A21F
    Alamat : Jl.Prawirotaman 2 ,MG 3 No.596A,Mergangsan ,Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar